September 15, 2020

Corak Batik Paling Populer di Indonesia

By eddye

Indonesia sangat kaya akan berbagai jenis kain batik, termasuk corak. Setiap daerah di Indonesia memiliki corak batik yang unik, dari corak khas inilah kita bisa mengetahui dari mana asalnya corak batik tersebut. Berikut 10 motif batik terpopuler dari berbagai kabupaten yang sudah dijelaskan dari berbagai sumber:

1. Tujuh bentuk motif batik (Pekalongan)

Ketujuh bentuk motif batik Pekalongan sangat kental dengan warna-warna natural. Secara umum batik Pekalongan menampilkan motif dengan gambar binatang atau tumbuhan. Motif ini diambil dari campuran budaya Tionghoa lokal dan etnis. Pasalnya, dulu Pekalongan merupakan tempat transit para pedagang dari berbagai negara. Oleh karena itu, akulturasi budaya inilah yang menjadikan batik Pekalongan sangat istimewa bagi alam, khususnya motif jlamprang, motif buketan, motif moonlight, motif semen, motif bali pisan dan motif paru-paru.

2. Motif Batik Sogan (Solo)

Motif batik sogan sudah ada sejak jaman nenek moyang Jawa beberapa abad yang lalu. Batik ini didominasi oleh warna coklat muda dan memiliki motif khusus berupa bunga yang diberi titik atau garis lengkung. Dulu batik ini digunakan oleh raja-raja Jawa, khususnya keraton kesultanan Solo. Namun, kini bisa digunakan oleh siapa saja, baik penghuni keraton maupun masyarakat biasa.

3. Motif Batik Gentongan (Madura)

Motif gentongan berbeda dengan batik lainnya. Batik Madura ini menggunakan motif abstrak, tumbuhan atau kombinasi keduanya. Warna batik Gentongan biasanya mengambil warna-warna cerah seperti merah, kuning, hijau atau ungu. Batik Gentongan yang satu ini diambil dari gentong yaitu keramik yang digunakan sebagai wadah pewarnaan kain batik dengan cairan berwarna.

4. Motif Batik Mega Mendung (Cirebon)

Motif batik Mega Mendung cukup sederhana namun memberikan efek mewah. Motifnya yang diselimuti mega langit berwarna cerah inilah yang membuat batik Mega Mendung sangat cocok untuk dikenakan oleh orang tua dan anak muda, baik perempuan maupun laki-laki.

5. Motif Batik Kraton (Yogyakarta)

Motif batik keraton berasal dari budaya Jawa yang kental dengan sistem kerajaan dan kesultanan. Batik keraton ini melambangkan kearifan, kearifan dan juga karisma raja-raja jawa. Dulu batik Yogya ini hanya bisa dipakai oleh kalangan keraton saja, tapi sekarang biasa dipakai siapa saja. Ciri khas dari motif batik keraton adalah pola bunga simetris atau burung I yang dikenal dengan pola larat sawat. Motif ini mungkin yang paling banyak digunakan oleh orang Indonesia maupun orang asing.

6. Motif Batik Simbik (Banten)

Cover motif batik ini berbentuk seperti daun yang menyerupai daun talas. Pola ini merupakan pola yang paling sederhana, tinggal menyusun dan mengatur ulang jenis pola tersebut. Motif Simbut berasal dari suku Badui di pedalaman Sunda yang kaya akan peradaban kuno. Namun seiring berjalannya waktu, warga Badui yang mendapat modernitas mengembangkan batik ini di kawasan pesisir Banten. Oleh karena itu, motif batik Simbut disebut juga dengan batik Banten.