Kandungan Gizi Kacang Panjang

Kacang panjang adalah tanaman kacang-kacangan yang ditanam sebagai sayuran dan merupakan salah satu menu makanan yang sangat populer di Indonesia. Tidak seperti kacang pada umumnya, kacang panjang biasanya dimakan bersama kulitnya. Panjang kacang bisa mencapai 75 cm.

Dalam bahasa Inggris, Kacang Panjang juga disebut Kacang Yardlong, Kacang Asparagus, kacang polong panjang atau kacang panjang Cina. Sedangkan nama bahasa ilmiahnya adalah Vigna Sesquipedalis. Long Bean adalah tanaman yang tumbuh di daerah tropis dan subtropis, seperti di Asia Tenggara, Asia Selatan dan Cina Selatan. Biasanya dapat dikonsumsi dengan dimakan segar atau segar sebagai sayuran segar.

  • Jumlah kacang panjang yang diperiksa (berat umpan) = 100 gr
  • Bagian dari Long Bean yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 75%
  • Total kandungan energi dalam kacang panjang = 44 kkal
  • Jumlah protein dalam kacang panjang = 2,7 gr
  • Total kandungan lemak kacang panjang = 0,3 gr
  • Kandungan karbohidrat kacang panjang = 7,8 gr
  • Total kandungan kalsium kacang panjang = 49 mg
  • Total kandungan fosfor kacang panjang = 347 mg
  • Jumlah besi kacang panjang = 1 mg
  • Total kandungan kacang panjang vitamin = 335 IU
  • Total konten kacang panjang B1 = 0,13 mg
  • Total kandungan vitamin C kacang panjang = 21 mg
  • Keuntungan / manfaat dari kacang panjang: – (tidak tersedia)
  • Huruf pertama Nama makanan: K

Manfaat kesehatan dari kacang panjang

1. Mengurangi risiko radang sendi

Gout adalah penyakit yang disebabkan oleh asam urat tinggi yang membentuk akumulasi kristal pada sendi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi vitamin C dalam jumlah tertentu dapat mengurangi risiko asam urat. Kacang panjang dalam hal ini mengandung sekitar 18,8 mg vitamin C 100 gram

2. Menjaga kesehatan jantung

Kacang panjang mengandung banyak asam folat (vitamin B9), yang dapat membantu mengurangi homocysteine ​​(homocysteine). Kadar homocysteine ​​yang terlalu tinggi meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung. Mengkonsumsi folat dalam jumlah besar dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, sehingga dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan kesehatan jantung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *